Menelaah Efek Samping Vaksin Covid

Written by Average on February 11, 2021 in Cara Mengatasi Covid with no comments.

Berbagai upaya Pemerintah telah dan akan terus dilakukan untuk percepatan penanganan pandemi COVID-19 ini. Salah satu upaya pemerintah yang saat ini akan segera digulirkan adalah program vaksinasi COVID-19. Vaksin COVID-19 diharapkan menjadi penentu dalam mengatasi pandemi COVID-19 ini, dan seluruh negara di dunia sedang melakukan upaya yang sama. Vaksin Pfizer disebut tidak menimbulkan efek samping yang serius, hanya menyebabkan kelelahan, demam, dan nyeri otot dalam waktu singkat.

Hal tersebut didasarkan pada hasil uji klinis fase three vaksin Covid-19 Sinovac yang berjalan di Bandung, Jawa Barat. Menurut Prof. Kusnandi, aspek keamanan sejauh ini vaksin yang berasal dari Tiongkok tersebut aman, sebab memiliki efek samping yang lebih rendah dibandingkan dengan vaksin lain. Bahkan diungkapkan bahwa semua relawan yang berjumlah 6.250 orang sudah selesai disuntik dan sejauh ini keluhan yang muncul hanya panas ringan dan sedikit bengkak atau disebut efek lokal.

“Ini kita lihat ya kalau reaksi berat di sini, Hepatitis B ini inactivated, jadi kita samakan antara vaksin Sinovac dengan Hepatitis B. Kejadian anafilaksis dari per sejuta dosis, itu satu sampai dua,” tuturnya. Demikianlah tanya jawab vaksin COVID-19 yang dirangkum dari sumber PAPDI. Anda bisa menanyakan langsung dengan dokter di layanan fasilitas kesehatan terdekat. Efek samping tersebut di antaranya gatal-gatal, kemerahan hingga nyeri di space suntikan yang bisa hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Sementara Vaksin AstraZeneca memiliki basis teknologi viral vector yakni menggunakan virus yang tidak berbahaya, yang disebut vektor. Fungsinya untuk mengirimkan sebagian kecil materi genetik covid-19 ke dalam sel tubuh. ilustrasi vaksin Covid-19 Kusnandi menegaskan, manfaat vaksin jauh lebih besar dari efek samping yang ditimbulkan. Kusnandi juga membantah adanya sejumlah isu mengenai efek samping yang luar biasa dari vaksinasi Covid-19.

Efek samping dari vaksin Sinoviac

Vaksin dari BioNTech dan Moderna dalam pengembangannya menggunakan metode terbaru, yang disebut vaksin mRNA. Dalam artian, vaksin tidak mengandung virus mati atau virus yang dilemahkan. Melainkan hanya rancang bangun untuk satu bagian pembentuk penyebab Covid-19. Reaksi khas setelah vaksinasi semacam itu, juga sudah dilaporkan muncul dari vaksin yang sudah digunakan, yakni buatan BioNTech-Pfizer, Moderna, AstraZeneca dan vaksin buatan Rusia, Sputnik V. Perusahaan Bio-farmasi Moderna dari AS menyusul umumkan sukses dengan vaksin yang diberi nama mRNA-1273 dengan efektifitas ninety four,5%.

Rinciannya, 27 orang meninggal usai disuntik vaksin produk Sinovac dan three orang usai disuntik vaksin AstraZeneca. Senin (16/11), Moderna mengumumkan vaksin COVID-19 buatannya 94,5% efektif menangkal gejala COVID-19. Selang dua hari setelah pengumuman tersebut, FDA mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin untuk didistribusikan di seluruh Amerika Serikat.

Inilah yang disebut fase four, dengan monitoring vaksinasi world setelah izin dikeluarkan. Sejauh ini, vaksin-vaksin yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat untuk pencegahan Covid-19, termasuk Sinovac, Pfizer, dan Moderna, baru memiliki information efikasi dan belum dilengkapi data efektivitas. Berdasarkan pernyataan yang diberikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan , vaksin Sinovac disebut aman untuk digunakan dan diberikan izin penggunaan darurat terbatas atau emergency use authorization. Pada metode tersebut, virus corona yang sudah dimatikan , dimasukkan menjadi salah satu bahan baku vaksin.

Virus yang digunakan di dalam vaksin tersebut tidak cukup kuat untuk memicu infeksi baru, tapi bisa memicu terbentuknya kekebalan. Vaksin corona yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech adalah salah satu jenis vaksin yang saat ini tengah dikembangkan untuk didistribusikan di Indonesia. Dalam kancah perkembangan dunia, vaksin ini juga termasuk salah satu dari sedikit vaksin yang sudah mendapatkan izin penggunaan terbatas.

Comments are closed.