Kabar Viral Kandungan Dalam Vaksin Sinovac, Benarkah Tidak Halal? Halaman All

Written by Average on February 14, 2021 in Cara Mengatasi Covid with no comments.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia menyatakan vaksin AstraZeneca yang bakal digunakan untuk program vaksinasi Covid-19 pemerintah haram. Ketiga, ketersediaan vaksin COVID-19 yang halal dan suci tidak mencukupi untuk pelaksanaan vaksinasi guna mewujudkan kekebalan kelompok atau herd immunity. Keempat, ada jaminan keamanan penggunaan vaksin AstraZeneca oleh pemerintah. Dalam menjawab pertanyaan ini, publik menyoroti bahan pembuatan vaksin yakni porcine. Secara psikologis umat Islam, akan sangat sensitif dengan asal bahan ini.

WowKeren – Majelis Ulama Indonesia akhirnya mengeluarkan fatwa yang memperbolehkan penggunaan vaksin Sinopharm yang mengandung enzim babi di dalam komponen pembuatannya. Keputusan ini diambil karena Indonesia memiliki persediaan vaksin yang cukup terbatas, sementara pandemi terus mengganas. Kedua, teori istihlak, yaitu percampuran antara benda najis dan benda suci yang kadar dan jumlahnya lebih banyak. Berdasar teori ini, tripsin babi yang telah berbaur dengan zat lain yang lebih banyak yang tidak mengubah rasa, warna, maupun baunya, sesungguhnya tidak lantas melabelkan hukum vaksin tersebut sebagai barang yang haram. Perdebatan teologis itu mulai reda ketika Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa kehalalan vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac Life Science Co Ltd China dan PT Bio Farma itu pada 11 Januari 2021.

Vaksin Sinovac babi

Dalam publikasinya disebutkan bahwa PT Bio Farma telah mendapatkan surat pernyataan dari Sinovac Biotech bahwa vaksin tersebut tidak mengandung gelatin babi. Dalam pesan yang beredar viral di media sosial itu berisi ajakan kepada sejumlah pihak untuk menolak vaksin Sinovac menyusul klaim kandungan babi dan racun yang membahayakan. MANADO, KOMPAS — Vaksinasi Covid-19 di Sulawesi Utara bakal melambat akibat penghentian sementara penggunaan vaksin AstraZeneca dari kumpulan produksi CTMAV547. Hingga kini, belum ada kasus fatalitas di Sulut terkait penggunaan kelompok vaksin tersebut.

AstraZeneca rencananya akan menjadi vaksin kedua yang digunakan di Indonesia untuk mengatasi pandemi COVID-19. Vaksin AstraZeneca ini menggunakan adenovirus dari hewan simpanse yang dapat memicu respons imun untuk melawan virus corona. Meski dalam proses pembuatannya bersinggungan dengan babi, pemerintah sebut vaksin AstraZeneca tetap bisa digunakan karena kedaruratan.

Mengutip hasil Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia , Yaqut menyebut vaksin Sinovac telah dinyatakan halal dan suci. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan asal China, Sinovac halal dan suci. Selanjutnya, Majelis Ulama Indonesia menyatakan Vaksin AstraZeneca mengandung tripsin babi alias haram, namun atas nama kedaruratan tetap bisa digunakan di Indonesia. Ketiga bersentuhan dengan najis mutawasitah, sehingga dihukumi mutanajis, tetapi sudah dilakukan penyucian secara syar’i atau ta’hir syar’i,” katanya.

Bahkan antigen vaksin ini sama sekali tidak bersinggungan dengan enzim tripsin babi baik secara langsung maupun tidak. “Nah setelah produk ini berhasil, maka selanjutnya akan dibiakkan di sel dan dalam proses pemijahan sel tidak lagi menggunakan tripsin babi, tapi tripsin rekombinan,” ujarnya. Dalam poin pertama fatwa dinyatakan bahwa vaksin COVID-19 produksi Sinovac Life Science Co Ltd China dan PT Biofarma hukumnya adalah suci dan halal. Untuk enzim tripsin yang seringkali menggunakan babi dan atau turunannya, dalam vaksin Covid-19 produk sinovac, enzim tripsin yang digunakan merupakan enzim mikrobial.

Nantikan data selanjutnya untuk jadwal pelaksanaan vaksinasi ke-2.Anda akan mendapatkan pengumuman melalui SMS/WhatsApp/Email dari tim operasional Good Doctor selambat-lambatnya H-1. Waktu dan tempat pelaksanaan vaksinasi masih bisa berubah, sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan dari masing-masing daerah. Situs berita online Klikwarta.com aktif on-line sejak Januari 2017, media ini didirikan untuk menjawab kebutuhan informasi melalui dunia cyber. Melalui berbagai rubrik/konten yang ditampilkan, Klikwarta.com terus melakukan pembenahan untuk memenuhi kebutuhan pembaca sesuai kekiniannya. Setelah mendapat giliran vaksinasi, maka menunggu injeksi berikutnya dalam waktu sekitar 2 minggu. Hal ini bukan berarti kualitas vaksinnya jelek, karena efikasi dari vaksin Sinovac mencapai lebih dari 65%.

Ibarat seseorang membeli buah mangga melalui transaksi jual beli yang sah dan halal maka pembeli tidak perlu menanyakan pada penjualnya dari mana mangga ini berasal. Apakah di tanam di tanah sengketa atau diberi pupuk najis dan seterusnya. Saat vaksin AstraZeneca mulai digunakan di beberapa daerah seperti Jawa Timur, tiba-tiba muncul perdebatan teologis di kalangan agamawan.

“Maka industri vaksin beralih ke tripsin rekombinan di mana produksinya menggunakan sel kapang atau bakteri sehingga mudah untuk dikontrol tingkat kemurnian. Nah tripsin seperti ini yang digunakan,” jelas Ahmad. Dengan begitu, Ahmad yakin vaksin AstraZeneca yang siap disuntikkan ke masyarakat ini sudah aman dari risiko bahaya akibat bahan hewani. “Berdasarkan knowledge yang diberikan Sinovac, bahan yang menyangkut bahan aktif atau pendukung menunjukkan tidak mengandung babi,” ujar Kepala BPOM Penny Lukito saat rapat dengan Komisi IX DPR, 17 November lalu. Dikutip dari Kontan.co.id, Minggu (6/12), vaksin virus corona tersebut tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta. Keputusan hukum yang dikeluarkan terkait vaksin AtraZeneca itu adalah hasil ijtihad kolektif-institusional dari masing-masing lembaga MUI dan PWNU. Ketentuan hukum fatwa bersifat mengikat bagi yang mengeluarkan dan yang meminta.

Comments are closed.